Friday, 20 October 2017

Dari Ngawi Ada Kekuatan Besar PDIP Barometernya Jatim

Poljatim || Soal PDIP di Jatim memang tidak bisa lepas dari keberadaan Ngawi sebagai satu wilayah kantong terbesar partai berlambang banteng moncong putih ini. Dari beberapa dekade terakhir, tercatat perolehan suaranya pun melalui perhelatan pesta demokrasi pemilu tak terbendung.

Satu bukti, pada pemilu legislative 2014 lalu suara PDIP memperoleh 162,033 dari total suara sah 508,373 suara atau 31,9 persen dan mendulang 15 kursi dari 45 kursi di DPRD Ngawi. Perolehan itu terbagi untuk Dapil 1 sebanyak 23,729 suara, Dapil 2 meraih 23,729 suara, Dapil 3 mendapat 19,432 suara dan Dapil 4 meraup suara tertinggi dengan 38,284 suara. Sedangkan Dapil 4 dan Dapil 5 masing-masing meraih 22,343 suara dan 20,847 suara.

Maka sudah pas jika Abdullah Azwar Anas (Anas) yang didaulat mendampingi Gus Ipul menuju Jatim 1 menyambangi wilayah Ngawi bertemu rekan seniornya dari PDIP Budi Sulistyono yang tidak lain Bupati Ngawi. Mengingat besarnya suara PDIP di daerah ini tidak lepas dari besutan Kanang sapaan akrab Bupati Ngawi melakukan manuver politik sampai akar rumput. Dan diteruskan lagi oleh Dwi Rianto Jatmiko Ketua DPC PDIP Ngawi sekarang ini.

Bahkan Kanang sendiri dengan legowo menyatakan sebagai kader yang loyal terhadap keputusan partainya. Seperti pasca dikeluarkanya rekomendasi dari Megawati dan diterima oleh Anas untuk mendampingi Gus Ipul tidak membuat patah arang bagi Kanang. Justru sebaliknya, dia berkomitmen menjalankan sesuai garis partai dengan melakukan dukungan sepenuhnya ke Anas.

Jawa Timur ini harus kental dengan suasana kebangsaan dan dimana Pak Anas maupun Gus Ipul berlatar dari kalangan nahdliyin dan dijadikan satu yang kemudian didukung oleh nasionalis. Maka harapanya kedepan semua harus bersatu tentang strategi memikirkan kebangsaan jangan sampai terpecah belah, tegas Kanang, Kamis (19/10).

Terkait rumor yang berkembang selama ini bakal diduetkan dengan Khofifah bagi Kanang sesuatu yang lucu. Sebab, PDIP tidak mungkin bermain layaknya dua mata pisau. Dengan demikian Kanang mengaku menolak keras jika ada pinangan mendasar rumor yang berkembang tersebut. (pr)


EmoticonEmoticon