POLJATIM || Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Maryoko langsung turun
tangan memimpin olah TKP kejadian pembunuhan di Dusun Kapungan, RT
02/RW 03, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi. Namun hingga sejauh
ini motif pembunuhan yang dilakukan pelaku Muh Mudiono (31) warga Dusun
Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo terhadap Neny Agustin (16)
belum diketahui secara jelas.
Dari lokasi kejadian terlihat petugas masih meminta
keterangan dari beberapa orang saksi. Hanya saja secara detail peristiwa
pembunuhan yang terjadi sekitar 10.00 WIB, Selasa (26/09) tersebut
belum bisa dikonfirmasi baik kronologi maupun saat kejadian. Mengingat
saat peristiwa terjadi kondisinya sepi warga sekitarnya melakukan
aktifitas disawah.
"Ketika saya lewat tahu-tahu ada orang teriak minta tolong.
Setelah saya lihat masuk kerumah si korban Neny itu sudah tertelungkup
bersimbah darah dengan luka dilehernya," terang Sukardi tetangga korban.
Ungkapnya, sesaat setelah kejadian dirinya juga melihat kakek korban Pawiro Sikas (65) berada didepan rumah tidak jauh dari lokasi kejadian dengan kondisi berlumuran darah dibagian kepalanya. Sedangkan posisi ibu korban Sumiyati (45) maupun tetangga korban Samiyem sudah ditolong warga lainya.
Ungkapnya, sesaat setelah kejadian dirinya juga melihat kakek korban Pawiro Sikas (65) berada didepan rumah tidak jauh dari lokasi kejadian dengan kondisi berlumuran darah dibagian kepalanya. Sedangkan posisi ibu korban Sumiyati (45) maupun tetangga korban Samiyem sudah ditolong warga lainya.
Sementara itu kondisi bapak korban Sujari (55) terlihat
shock dengan peristiwa tragis yang dialami keluarganya itu. Maklum
ketika peristiwa terjadi Sujari tengah bekerja pada proyek irigasi di
lokasi wisata Srambang masuk Desa Girimulyo,Kecamatan Jogorogo. Bahkan
dikabarkan sebelumnya begitu mendapat kabar anak bungsunya Neny Agustin
meregang nyawa ditangan calon menantunya Muh Mudiono kondisi Sujari
langsung pingsan. (pr)

EmoticonEmoticon