Poljatim || Hari Santri Nasional (HSN) sejak ditetapkan sebagai hari nasional pada 2015 lalu melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, peringatan hari santri dimanfaatkan oleh seluruh warga NU dan rakyat secara umum untuk mengenang dan meneladani perjuangan para ulama dan santri. Seperti halnya di Ngawi mengawali perayaan peringatan HSN digelar Jambore Satuan Komunitas Pramuka Maarif NU (Sakoma) selama dua hari 13-15 Oktober 2017 dilapangan Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur.
Pekan Jambore Sakoma dibuka langsung Kepala Kesbangpol Yoni Wasono atas nama Bupati Ngawi Budi Sulistyono diikuti ratusan peserta dari pelajar tingkat SD, SLTP dan SMA sederajat dilingkup Lembaga Pendidikan Maarif wilayah Kabupaten Ngawi. Pembukaan jambore sekitar pukul 16.00 WIB pada Jumat, (13/10), tersebut dihadiri para tokoh NU maupun pejabat birokrasi yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Yoni Wasono Kepala Kesbangpol Kabupaten Ngawi.
Dengan adanya HSN ditahun ini bisa menjadi satu wahana bentuk kepedulian para santri untuk membentuk karakter yang mencintai NKRI dengan segala ragamnya. Untuk itu kami atas nama Bupati Ngawi mengucapkan selamat dimulainya tahapan perayaan HSN ditahun 2017 ini, terang Yoni Wasono.
Ditempat yang sama Moh Wahib Ketua Panitia Jambore Sakoma menegaskan, peringatan HSN di Ngawi kali ini memang dikemas secara kompetitif dibanding tahun sebelumnya. Sekaligus menjadi ajang edukasi serta inspirasi para santri maupun pelajar untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan para ulama dalam merebut kemerdekaan dan mempertahankan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Jambore Sakoma merupakan awal kegiatan dari peringatan HSN di Ngawi sampai puncaknya tanggal 22 Oktober 2017 mendatang. Didalam jambore yang dikuti pelajar mulai tingkat SD hingga SMA sederajat didalamnya ada beberapa kegiatan perlombaan mulai kepramukaan, cerdas cermat keaswajaan, seni melukis kaligrafi dan Tanfidz Al Quran, jelas Moh Wahib.
Sementara itu Inngam Ketua Panitia HSN Kabupaten Ngawi mengatakan perhelatan akbar HSN yang ketiga kalinya digelar di Ngawi memang dikemas secara spetakuler. Ada sederet kegiatan yang mengisi didalamnya mulai Jambore Sakoma yang sekarang ini digelar, ziarah makam para auliya dan ulama pejuang Ngawi, dzikir dan doa bersama demi keselamatan bangsa, ijasah kubro, fashion show santri putri sampai dan puncaknya apel serta kirab santri.
Kesempatan HSN untuk wilayah Ngawi dimanfaatkan mengeksplor kembali terhadap ragam budaya yang dimiliki namun tidak meninggalkan jati diri yang dimiliki oleh santri maupun ulama. Maka kegiatan HSN tahun ini lebih spetakuler, pungkas Inngam. (pr)
Friday, 13 October 2017
Semarak Jambore Sakoma Awal Perayaan HSN Di Ngaw
Semarak Jambore Sakoma Awal Perayaan HSN Di Ngaw
Unknown
5.0
stars based on
35
reviews
Poljatim || Hari Santri Nasional (HSN) sejak ditetapkan sebagai hari nasional pada 2015 lalu melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015,...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hendak Sedot Barang Milik Tetangga SN Dikejar Warga
POLJATIM - Nasib SN pria muda 25 tahun benar-benar tidak mujur alias apes. Tujuanya belum kesampaian berakhir masuk bui sel Mapolse...
Berita Terkini
-
POLJATIM || Pihak wakil rakyat dari Komisi IV DPRD Ngawi memberikan warning keras terhadap CV.Karya Sejati selaku kontraktor pekerjaan p...
-
Piljatim || Iya sebut saja Teguhan, salah satu dari 14 desa masuk wilayah Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur yang keberadaanya sekarang ini ...
Media Sosial
POLJATIM
|| Polisi Jawa Timur Ramah ||
EmoticonEmoticon