Saturday, 7 October 2017

Tanggapan Kapolres Jember Terkait Bentrok Bonek Vs PSHT


Poljatim || Jember , inilah tanggapan dari KAPOLRES JEMBER AKBP KUSWORO WIBOWO, S.I.K, MH. terkait pertanyaan awak media, "LUAR BIASA, KAMI BANGGA KEPOLISIAN RESORT JEMBER DI PIMPIN OLEH PEMIMPIN SEPERTI ANDA, SEMOGA APA YG TERJADI AKAN MENJADI SEBUAH PEMBELAJARAN BAGI SEMUA PEMIMPIN JEMBER SERTA MASYARAKAT JEMBER UNTUK BISA LEBIH BAIK DAN LEBIH BAIK".

Halo kawan2 semua..
Maaf baru bisa balas krn baru bisa pegang HP.

Saya tidak menyudutkan pihak yang memberikan ijin pakai gedung JSG karena memang haknya walaupun kami sudah menyarankan untuk ditunda/dibatalkan. Bahkan sebelum kejadian bentrok PSHT dan bonek tgl 30 sept di surabaya, apalagi setelah tjd bentrok. Namun kami harus siapkan pengamanan ketika pertandingan itu tetap dilaksanakan.

Adapun kenapa dilaksanakan di jember dimana seharusnya dilaksanakan di Lumajang namun karena Stadion lumajang hanya mampu menampung 4.000 orang sehingga panpel bermohon untuk dilaksanakan di jember kepada pimpinan daerah untuk pinjam JSG

Oleh karenanya sejak tgl 1 Oktober saya merapatkan barisan dengan ketua cabang dan ketua ranting PSHT cabang jember utk menyiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik dengan menunjukkan kebesaran hati.

Polres jember sudah berkordinasi dengan Polres-Polres tetangga untuk melakukan razia dan penyekatan terhadap masuknya oknum dari luar kabupaten Jember. Polres jember juga melakukan giat intelijen yang tidak bisa saya kupas disini. Penegakkan hukum kita terapkan untuk sebagai proses pembelajaran.

Pasukan kami perkuat dari mulai pengawalan masuk di jember, transit di stadion notohadinegoro, sampai ke JSG, pelaksanaan pertandingan kami jaga dengan pengamanan extra ketat melibatkan 1120 personel termasuk brimob, TNI, sabhara Polda, gabungan polres, bahkan pasukan anjing kami siapkan. 

Kami pun sudah mapping kerawanan setelah pertandingan bisa saja terjadi penyegatan kepada Supporter pertandingan sehingga kami antisipasi dengan kami tutup arus lalu lintas, kami bersama ketua cabang dan ketua ranting PSHT se-kabupaten Jember melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya oknum yang masih terpancing emosi.

Kami pun melakukan pengamanan extra ketat terhadap 15.432 orang bonek yang pulang dari JSG ke surabaya, bondowoso, lumajang dan kota-kota lainnya. Kami siapkan kendaraan dinas polres jember, situbondo, lumajang, bondowoso, banyuwangi, pemkab jember, jajaran TNI bahkan kurang dan kami harus menyewa bis dan truk tambahan untuk digunakan mengangkut para supporter demi keamanan mereka shg bonek-bonek tidak ada yang keliaran masing-masing. Walaupun awalnya tdk semua dari 15.000 orang itu mau diatur untuk sepaham.

Alhamdulillah secara garis besar situasi jember masih kondusif. "TIDAK ADA KORBAN JIWA", Semua supporter bisa pulang ke rumahnya masingasing dengan aman. Selama jalannya pertandingan tidak ada gangguan, semua supporter bisa berjalan pulang dengan tidak ada pencegatan dan halangan.

Itu semua adalah berkat Rahmat dan Ridha Allah SWT,  Doa masyarakat Kabupaten Jember semua, kebesaran hati dan jiwa ksatria elemen masyarakat Kabupaten Jember.

Saya pribadi maupun atas nama pimpinan Polres Jember mengucapkan terima kasih banyak kepada semua masyarakat yang sudah mendoakan dan membantu jalannya proses pengamanan termasuk memberikan info dimana titik2 kerawanan, dan lain-lain.

Mari kita berfikir secara positif dan menciptakan suasana yg kondusif demi Kabupaten Jember yang kita cintai.

Kami sayang dan cinta kalian semua warga masyarakat Jember. Tegas Kapolres.



EmoticonEmoticon