POLJATIM || NGAWI. Upaya perburuan guna menangkap
Muh Mudiono si pembunuh sadis terhadap calon istrinya Neny Agustin di Desa
Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi rupanya masih mengalami jalan buntu. Terbukti
dua anjing pelacak dari Unit Satwa K-9 Polda Jatim yang diterjunkan dilokasi
hutan Dares, Desa Sekarputih, Kecamatan Widodaren masih gagal menemukan posisi
persembunyian Muh Mudiono, Rabu (27/09).
Meskipun pencarian memakan waktu hampir
4 jam lamanya yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIB yang berakhir sekitar pukul
15.30 WIB dua anjing pelacak tersebut mengalami kesulitan mengendus jejak
persembunyian pelaku. Dan seperti yang terlihat pencarian jejak pelaku
sebelumnya dimulai dari kawasan Dusun Kalibening, Desa Setono, Kecamatan
Ngrambe yang berada disekitar kawasan hutan Krandegan.
Mengingat kawasan ini sesuai dari
keterangan warga sebagai lokasi awal pelarian pelaku sebelum masuk ke hutan
Krandegan. Tetapi untuk mempersempit ruang pencarian diarahkan langsung ke
kawasan hutan Dares sebagaimana petunjuk dari warga maupun intelijen. Meski
demikian pencarian tersebut mengalami kesulitan. Iptu Fauzi Efendi Kepala Unit
Satwa K-9 Polda Jatim mengatakan, gagalnya mengendus keberadaan Muh Mudiono di
kawasan hutan Dares memang disebabkan ada beberapa faktor kendala lapangan.
“Hari ini ada beberapa faktor dan
kendala yang pertama karena medanya terlalu luas soalnya hutan. Dan kedua
semalam itu telah terjadi turun hujan lebat dan tadi juga terjadi gerimis tentunya
menjadi hambatan pencarian ini,” terang Iptu Fauzi Efendi, Rabu (27/09).
Sambungnya, dengan kendala yang dihadapi
membuat dua anjing pelacak ketika sampai ditengah hutan langsung kehilangan
jejak. Namun Fauzi sendiri merasa optimis jika pelaku pembunuhan Muh Mudiono
masih berada dikawasan hutan Dares menyusul dari keterangan warga sekitarnya.
Terpisah Agus Waluyo warga Dusun Dares,
Desa Sekarputih menerangkan kemarin sore, Selasa (26/09), sekitar pukul 15.00
WIB dirinya melihat pelaku berjalan di
hutan yang tidak begitu jauh dari pemukiman warga. Hanya saja saat dirinya
melihat orang yang dimaksudkan itu belum mengetahui kalau yang dilihat tersebut
Muh Mudiono. Ia baru tahu dan memastikan kalau yang dilihatnya itu adalah
pelaku pembunuhan setelah beredar kabar di medsos.
“Saya kemarin sore melihat dia itu
berjalan dihutan sekitar sini (Dares-red). Jaraknya dengan saya hanya sekitar
25 meter namun begitu melihat saya membawa senapan angin dia berjalanya makin
cepat kearah barat sana,” kata Agus Waluyo. (pr)

EmoticonEmoticon