POLJATIM || Muh Mudiono (31) pelaku
pembacokan calon istrinya Neny Agustin (16) warga Dusun Kapungan, Desa Dawung,
Kecamatan Jogorogo, Ngawi hingga tewas pada Senin lalu, (26/09), akhirnya
tertangkap petugas kepolisian. Penangkapan terhadap pelaku yang tercatat
sebagai warga Dusun Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo menyudahi
perburuan selama dua hari yang dilakukan petugas kepolisian dari Polsek
Jogorogo di back up Polres Ngawi bersama warga masyarakat Desa Dawung.
Dari keterangan yang ada Muh Mudiono
ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Jogorogo bersama personel Satreskrim
Polres Ngawi sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu kemarin (27/09), dilokasi warung kopi
masuk Dusun Gagar, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo. Penangkapan terhadap
pelaku tidak lepas dari peran Mujiyono seorang PNS Polsek Jogorogo.
Menurut keterangan Mujiyono sendiri asal
Dusun Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo bermula ada pesan whatsapp
masuk di handphonenya sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu dirinya sedang membantu
pekerjaan pembangunan mushola dilingkungan rumahnya.
“Ketika saya bekerja di mushola
tahu-tahu ada pesan whatsapp dari orang Dusun Sadaan, Desa Umbulrejo masih satu
Kecamatan Jogorogo sana yang mengatakan melihat ada orang yang mencurigakan
wajahnya mirip dengan pelaku jalan kaki kearah Dusun Manyul. Setelah itu
langsung saya tindaklanjuti,” terang Mujiyono, Kamis (28/09).
Tidak mau kehilangan jejak Mujiyono pun
memberikan informasi kepada adiknya Suprapto seorang perangkat Desa Girimulyo.
Lantas keduanya langsung bergerak keluar rumah dan melihat orang yang
dimaksudkan tersebut. Setelah diyakini sebagai pelaku pembunuhan dirinya pulang
kerumah mengambil mobil jenis Masda untuk memburu pelaku. Nahasnya, ketika
digenjot mobil yang dikendarainya malah menabrak pohon yang ada dipinggiran
jalan hingga rusak.
Dengan kejadian itu Mujiyono tidak patah
semangat apalagi keberadaan pelaku sudah sampai di Dusun Gagar, Desa Ngrayudan.
Lantas dia memutar otak dengan Suprapto untuk meringkus pelaku dengan berbagi
tugas bersama adiknya itu. Tidak kalah akal Suprapto mencoba memancing Muh
Mudiono masuk ke warung kopi.
“Saat itu kondisinya hujan ternyata adik
saya Suprapto berhasil mengelabui pelaku untuk bisa masuk kedalam warung dan
pelaku ini sempat minum es teh. Dihadapan Suprapto pelaku mengaku jujur kalau
toh dirinya asal Dusun Pondok sebagai pelaku pembacokan,” urai Mujiyono.
Tandasnya, tanpa membuang waktu lagi
langsung memberikan informasi ke Unit Reskrim Polsek Jogorogo. Selang beberapa
menit kemudian dua personel kepolisian datang ke lokasi sasaran dan berhasil
membekuk Muh Mudiono. Saat itu juga untuk menghindari amuk massa pelaku
langsung dijemput oleh petugas Satreskrim Polres Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja
membenarkan penangkapan Muh Mudiono mendasar informasi dari warga dalam hal ini
Mujiyono seorang PNS Polsek Jogorogo yang kemudian ditindaklanjuti proses
penangkapan. Malam itu juga kata perwira menengah ini pelaku langsung
digelandang ke Mapolres Ngawi guna diproses lebih lanjut. (pr)

EmoticonEmoticon