Showing posts with label Police News. Show all posts
Showing posts with label Police News. Show all posts

Friday, 16 November 2018

Tegas Kapolres Ngawi !! Isu Penculikan Anak Adalah Hoax

POLJATIM || NGAWI - Maraknya isu penculikan anak yang belakangan beredar di media sosial (medsos) membuat kalangan masyarakat resah. Menanggapi kabar tersebut Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu memastikan informasi yang beredar cukup santer ditengah masyarakat adalah kabar bohong atau hoax.
“Seperti yang saya sampaikan bahwa isu penculikan anak di medsos itu adalah hoax dan tidak benar keberadaanya. Sebab, Polri khususnya Polres Ngawi sejauh ini belum pernah menangani kasus penculikan anak,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu via telepon, Rabu, (07/11/2018).
Ia menghimbau kepada masyarakat jangan terlalu berlebihan menyikapi isu penculikan anak. Mengingat jika terpancing akan isu tersebut akan terjebak dalam misi yang sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab itu sendiri. Karena mereka (oknum penyebar hoax-red) menginginkan ada keresahan ditengah masyarakat.
“Tapi bukan berati terkait isu itu kita tidak waspada. Maka harus dicermati sebaik mungkin akan kebenaran isu itu. Dan pelaku penyebar hoax terkait isu penculikan anak diberbagai daerah sudah banyak yang diproses hukum. Makanya masyarakat harus hati-hati jangan ikut-ikutan menyebarkan kabar seperti itu,” ulasnya.
Menanggapi isu kasus dugaan penculikan anak di Kecamatan Jogorogo ia pun membantah dengan keras. Tidak ada sama sekali korban maupun pelaku dengan tujuan penculikan anak. Bahkan si terduga pelaku sendiri sesuai hasil diagnosa dokter RSUD dr Soeroto memang mengalami gangguan kejiwaan hingga membutuhkan perawatan.
“Hasil pemeriksaan dokter yang bersangkutan itu mengalami gangguan jiwa ada surat keteranganya. Sedangkan yang bersangkutan itu sendiri sekarang dirawat diruang khusus gangguan jiwa di rumah sakit,” tutup Kapolres Ngawi. (pr)


Read More

Kasatlantas Polres Ngawi Peringatkan Orang Tua Untuk Antar Anak Ke Sekolah



POLJATIM || Ngawi -Sebanyak 2.538 pelanggar lalu lintas terjaring selama Operasi Zebra 2018 yang digelar Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Ngawi, dari tanggal 30 Oktober hingga 12 November. Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto menerangkan, 40 persen atau 819 pelanggar diantaranya dilakukan pelajar yang  notabene dibawah umur.

“Melihat dari hasil operasi kemarin itu memang banyak pelajar yang melakukan pelanggaran. Kami menghimbau kepada anak-anak pelajar jangan dulu membawa kendaraan bermotor ke sekolah karena belum layak,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto diruang kerjanya, Jum’at, (16/11/2018).

Ia mengajak kepada pihak sekolah terutama guru maupun orang tua untuk aktif memberikan pengertian kepada pelajar untuk mentaati semua peraturan lalu-lintas. Termasuk jangan sampai membawa kendaraan bermotor ke sekolah kalau toh belum memiliki surat kelengkapan berkendara salah satunya Surat Ijin Mengemudi (SIM).

“Jangan sampai anak-anak pelajar juga anak-anak kita menjadi korban kecelakaan lalu-lintas dijalan. Tentunya peran semua pihak sangat dibutuhkan, mengingat anak-anak merupakan generasi bangsa yang harus kita selamatkan,” tegasnya.


Menurutnya, untuk menekan angka kecelakaan melibatkan pelajar pihaknya terus aktif jemput bola melakukan sosialisasi secara door to door ke sekolah. Tidak sebatas itu setiap ada momen dengan masyarakat pasti ia sampaikan pentingnya tentang keselamatan berkendara.

Kemudian seperti yang tertulis dalam data Satlantas Polres Ngawi dari hasil Operasi Zebra 2018 diketahui ada 2.312 pelanggar yang ditilang sedangkan 226 pelanggar dilakukan teguran. Untuk itu mendasar pengalaman operasi lalu-lintas yang digelar 14 hari tersebut kepada semua pengguna jalan umum untuk melengkapi semua surat kelengkapan berkendara. (pr)


Read More

Wednesday, 24 October 2018

Kocak, Ngaku Dukun Sakti Malah Masuk Bui


POLJATIM || NGAWI - Pokoknya serba apes, seperti nasib yang dialami BS pria 56 tahun asal Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah ini. Ditengah usianya yang menginjak kepala enam ia bukanya sadar tentang hidup justru melakukan kesalahan fatal. 

Betapa tidak, cukup bermodalkan tiga bilah keris BS sudah merasa sakti dan aksi jahat pun mulai dilakukan. Akibatnya ia pun tidak jadi sakti malah terkena kasus yang memungkinkan masuk pengapnya sel penjara alias bui. 

Nasib sial BS berawal dari dugaan penipuan dengan dalih pengobatan terhadap Cipto Pawiro suami dari Wiji Lestari perempuan 60 tahun warga Dusun Dukuh, Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Ngawi.

Dimana, pada 8 Oktober 2018 mendadak BS mendatangi korban dengan alasan akan mengobati Cipto Pawiro yang lagi sakit-sakitan. Pada saat itu, terduga pelaku ini meminta uang senilai Rp 4.100.000 kepada Wiji Lestari dengan dalih untuk biaya ritual dan biaya pengobatan. 

Merasa percaya kontan saja korban  mengamini permintaan si dukun BS dengan menyerahkan uang tersebut. Kemudian merasa sasaranya empuk, BS mendatangi lagi ke rumah Wiji Lestari pada 12 Oktober 2018 untuk meminta uang Rp 500 ribu sebagai tambahan biaya pengobatan terhadap suaminya. 

Merasa jadi korban penipuan Wiji Lestari langsung melaporkan aksi BS kepada aparat kepolisian. Atas kasus ini Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Muhamad Indra Najib menegaskan pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap BS. 

"Kami mengamankan yang bersangkutan (BS-red) dengan sejumlah barang bukti. Memang dalihnya terduga pelaku ini melakukan pengobatan dengan meminta uang kepada korban," terang Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M.Najib Indra, Selasa, (23/10).

Barang bukti dari tangan BS ujarnya, satu unit sepeda motor Suzuki Shogun warna silver, tas ransel, tiga bilah keris dan dua ekor ayam bangkok. Dari perbuatanya itu BS dijerat dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun. (pr)
 
 
 
Read More

Tuesday, 23 October 2018

Peringati Hari Santri, Polres Bojonegoro Bersama MWC NU Gayam Menggelar Lomba Hadroh Al Banjari se-Kabupaten Bojonegoro


POLJATIM || Bojonegoro - Dalam rangka Hari Santri Nasional, Polres Bojonegoro bersama MWC NU Kecamatan Gayam menggelar lomba Hadroh Al Banjari se Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan di kantor MWC NU Kecamatan Gayam, pada Senin (22/10/2018).

Lomba dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan selesai hingga pukul 23.45 WIB dengan dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, Forpimca Gayam, Ketua Rois Surya MWC NU Kecamatan Gayam Kyai Sholihin Sokeh, Ketua Tanfidiyah MWC NU Kecamtan Gayam Fadhillah, Toga dam Tomas se Kecamatan Gayam.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa, diselenggarakannya acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara Polri khususnya Polres Bojonegoro dengan Ulama dan Santri untuk menciptakan Harkamtibmas yang kondusif serta menciptakan persatuan dan kesatuan Bangsa. 


"Semoga kedepan antara Ulama dan Umaroh dapat lebih solid dan bersinergi saling menjaga NKRI dengan istikomah. Melalui kegiatan festival lomba Hadroh ini semoga dapat meningkatkan ketaqwaan dan prestasi santri," ucap Kapolres Bojonegoro.

Sementara itu, Ketua Rois Surya MWC NU Kecamatan Gayam, Kyai Sholihin Sokeh dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bojonegoro atas segala dukungannya dalam acara tersebut, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

Adapun hasil lomba Hadroh yang diikuti sebanyak 36 regu putra maupun putri untuk peraih juara I dari Wali Songo Kecamatan Sumberjo, juara II Khusnul Ansor dari Kecamatan Kepohbaru dan juara III Sabilus Safaah dari Kemiri. Sedangkan juara Harapan I Nurus Sabab dari Attanwir Kecamatan Sumberjo juara II Ashabul Yamin Pengkok  Kecamatab Padangan. (Yd)


Read More

Monday, 22 October 2018

Tidak Mampu Kuasi Laju Kendaraan Pengendara Motor Tewas Di Jalur Ngawi - Mantingan


POLJATIM || NGAWI - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi-Mantingan kilometer 23-24 masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Ngawi salah satu korbanya tewas dilokasi kejadian. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB bermula dari Kasiman pria 42 tahun melaju dari timur ke barat mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion nopol AE 5496 L.


Sedangkan dari arah berlawanan melintas truk trailer nopol S 9461 UH yang dikemudikan Sarif warga Desa Caruk Wetan, Kecamatan Jabon, Jombang. Sewaktu kejadian diduga kuat Kasiman mengendarai sepeda motor tanpa helm tidak bisa menguasai laju kendaraan alias oling. Karena jarak sudah dekat langsung terjadi tabrakan samping kanan dengan truk trailer hingga korban terpental.


Dari kejadian ini, Kasiman yang tercatat sebagai warga Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Ngawi dinyatakan tewas ditempat. Usai kejadian petugas kepolisian mendatangi TKP untuk meminta keterangan para saksi mata. Sedangkan jenasah korban di evakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi.


“Kami masih melakukan pendalaman terkait kecelakaan itu dengan meminta keterangan para saksi-saksi. Dan jenasah langsung kami evakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi untuk mendapatkan visum,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto. (pr)
 
 
 
 
Read More

Antusias Masyarakat Bojonegoro mengikuti Senam Dayung


POLJATIM || BOJONEGORO - Bertempat dijalan Mastumapel Bojonegoro, Antusias Masyarakat Bojonegoro mengikuti Senam Dayung yang digelar oleh Kelompok Masyarakat Pecinta Prestasi Bojonegoro ini membeludak meskipun tidak ada pemberitahuan dan secara mendadak. Minggu (21/10/18).

Acara ini sengaja digelar oleh panitia secara mendadak, dan ternyata pada saat instruktur senam membawakan gerakan senam dayung dan diiringi musik singgle Asian Game meraih Bintang langsung mendapatkan perhatian masyarakat yang saat itu sedang Car Free day (CFD) di seputaran Alun Alun Bojonegoro. 


Salah Satu Warga Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota Bojonegoro Nunuk, menyampaikan bahwa pada saat dirinya sedang CFD kemudian mengetahui adanya gerakan senam dayung dam mendengar musik meraih Bintang langsung mendatangi lokasi senam dan mengikuti gerakan senam yang sebenarnya sudah banyak dinhafal masyarakat Bojonegoro ini.

"Senam dayung sudah ngetrend di Bojonegoro dan menjadi booming saat ini di berbagai sanggar senam maupun di masyarakat, sehingga membuat kami sudah terbiasa mengikuti senam dayung, " terang Nunuk.

Begitu pula dengan Ketua KPAD Bojonegoro Jhony Nur Hariyanto, bahwa senam dayung merupakan bagian dari semangat tersendiri bagi warga, sehingga ketika senam ini di gerakan dengan musik meraih Bintang maka warga akan banyak yang mengikuti.

"Senam ini sepertinya dapat menyatukan masyarakat karena heran saya kalai di alun alun ada senam ini masyarakat akan cepat berkumpul dan banyak yang mengikuti,' Kata Mantan Cama di Bojonegoro ini.

Selain Itu dirinya juga menjelaskan bahwa spirit Asian Game dan Asian Para Game memang dirasakan oleh masyarakat terutama prestasi Indonesia yang dapat juara nomor 4 serta Asian Para Game mendapatkan juara nomor 6, hal ini mengunggah hati masyarakat khususnya kader muda. 


"Semangat berlatih para atlit tambah, untuk bisa menjadi juara satu disegala event lomba, dan ini menjadi motivasi para atlit untuk meraih juara satu dengan perjuangan demikian dapat dipastikan Indonesia dapat bersatu," tambahnya.

Sementara itu, Sasmito Anggoro, selaku pelaksana kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya menggelar acara tersebut untuk mengguggah hati masyarakat sebagai inspirasi dengan senam dayung sehingga masyarakat dapat meningkatkan prestasi yang digemari untuk berhasil dalam juara.

"Kenapa senam dayung, senam inilah yang membuat masyarakat merasa semangat saat digerakkan, sehingga senam ini bisa menjadi persatuan masyarakat untuk menuju juara Satu dan Indonesia Bersatu," Jelas Sasmito.

Sasmito juga menambahkan bahwa melalui spirit Asian Game dan Para Asian Games membuat Indonesia harus bisa jadi nomor satu disetiap ajang event perlombaan ditingkat dunia dan para atlit maupun kontingennya dengan persatuan bangsa Indonesia pasti akan bisa meraih satu.  (Yd)



Read More

Monday, 17 September 2018

Menghadapi Pileg & Pilpres 2019, Polres Bojonegoro Inisiasi Deklarasi Pemilu Damai



POLJATIM || Bojonegoro – Untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan sejuk sebelum pelaksanaan maupun setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019 di Kabupaten Bojonegoro, Polres Bojonegoro melaksanakan Deklarasi Damai Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019, di Alun alun Bojonegoro, Minggu (16/09/2018).

Kegiatan dihadiri oleh Forpimda, Ketua beserta aggota KPU Kabupaten Bojonegoro, Ketua beserta anggota Bawaslu, Ketua beserta Anggota FKUB, 16 Parpol beserta Caleg, Kapolsek, Danramil, dan Camat se Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli S.I.K.,M.H.,M.Si dalam sambutannya mengatakan meskipun pelaksanaan pemilihan legislatif maupun Pilpres tahun 2019 pelaksanaannya masih tahun depan tapi tahapan tahapannya mulai minggu depan sudah mulai berlangsung, sehingga setelah dilaksanakannya Deklarasi, pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 berjalan dengan aman damai tertib, serta semua proses bisa dilalui dengan baik dan kondisi Kamtibmas tetap kondusif.
 
 

“Kita inginkan Pileg dan Pilpres berlangsung aman damai dan sejuk, sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan baik lancar dan normal. Kita harapkan pesta demokrasi ini tidak mengganggu secara signifikan kegiatan masyarakat,” ucap AKBP Ary Fadli.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro M. Abdim Munib, S.H., M.M dan juga Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Moch Zaenuri ST mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bojonegoro yang telah berinisiasi menyelenggarakan kegiatan deklarasi tersebut.

Menurutnya, diperlukan sinergitas untuk menyelenggarakan kegiatan itu, sehingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres berlangsung aman.

“Kami ucapkan terima kasih dan dukungannya, kami akan memfasilitasi penyelenggaraan Pemilu yang aman dan damai,” kata Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro M. Abdim Munib. (Yd)



Read More

Thursday, 13 September 2018

Ngawi Kekeringan Polisi Turun Tangan Droping Air Bersih



POLJATIM || NGAWI - Hampir sebulan ini dibeberapa titik wilayah Ngawi terdampak langsung musim kemarau yang berakibat minusnya air bersih.  Tidak mau di cap berpangku tangan, kini Satuan Polisi Lalu-Lintas Polres Ngawi melakukan droping air bersih ke kawasan kekeringan salah satunya ke Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman,  Ngawi.  

"Kita turunkan dua unit armada truk tangki untuk melakukan droping air bersih ke Ngawi timur tepatnya di Desa Kiyonten,, ' terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto,  Kamis,  (13/09).

Kegiatan tersebut tandasnya,  sekaligus menyambut hari ulang tahun Satlantas yang jatuh pada 22 September 2018 mendatang. Sementara itu data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi hampir dua pekan terakhir ada sebagian wilayahnya mengalami krisis air bersih.  

"Memang kondisi disebagian wilayah Ngawi mengalami krisis air bersih.  Tentunya kita persiapkan beberapa truk tangki untuk droping air bersih disejumlah titik, " kata Eko Heru Tjahjono Kepala BPBD Ngawi. 

Seperti dilansir sebelumnya,  BPBD Ngawi sudah melakukan droping air bersih ke titik rawan kekeringan tepatnya di 30 desa dari 8 kecamatan. Lebih jelasnya ungkap Heru,  droping air bersih akan terus dilakukan mendasar permintaan warga. Pesanya,  air bersih yang diberikan semaksimal mungkin dimanfaatkan untuk kebutuhan masak dan minum.  (pr) 


Read More

Polsek Sekar Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga


POLJATIM || Bojonegoro – Kapolsek Sekar AKP Rumadi bersama Forpimka Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan air bersih kepada warga masyarakat Dusun Sumbergaleh Desa Bareng Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro, pada hari Senin (10/09/2018) pukul 10.30 WIB.

Pendistribusian air bersih tersebut dilakukan dengan mengunakan mobil Damkar (pemadam kebakaran) Kecamatan Sekar yang penyalurannya dibantu oleh 3 Pilar Desa Bareng.

Kapolsek Sekar, AKP Rumadi, menerangkan bahwa, bantuan penyaluran air bersih pada warganya tersebut akan terus dilakukan selama kemarau dengan sasaran daerah yang benar-benar kesulitan mendapatkan air bersih, dengan melibatkan unsur Forpimka Kecamatan Sekar.

“Selama kemarau akan kita upayakan air bersih untuk meringankan beban masyarakat yang benar-benar membutuhkan air bersih,” pungkas AKP Rumadi.

Adapun air bersih yang disalurkan kepada warga yang daerahnya kesulitan untuk mendapatkan air bersih sebanyak 10.000 liter, dengan adanya bantuan penyaluran air bersih tersebut setidaknya bisa untuk meringankan warga mendapatkan air bersih. (yd)



Read More

Monday, 10 September 2018

Pedang Pora dan Tari Lenggang Surabaya Sambut Kapolda Jatim Baru


POLJATIM - Kepolisian Daerah Jawa Timur, dipimpin oleh Kapolda baru. Sebelumnya Polda Jatim dipimpin oleh Irjen Pol Machfud Arifin, kemudian digantikan oleh Irjen Pol Luki Hermawan.

Bertemakan "Pergi Mewariskan Kebangaan Datang Menumbuhkan Semangat" Acara pisah sambut berlangsung di lapangan Mapolda Jatim, Senin (10/9/2018). Sekitar pukul 08.00 Wib,

Kapolda Jatim baru, Irjen Pol Luki Hermawan hadir bersama istrinya yang dimulai dengan pengalungan bunga oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol M Iqbal dilanjutkan berjalan kaki melewati barisan Pasukan Pedang Pora.
 

Irjen Pol Luki Hermawan beserta istri disambut dengan Tarian Langgeng Surabaya, dengan iringan gamelan Jawa. Datangnya Kapolda Jatim baru ini juga disambut oleh Irjen Pol Macfud Arifin dan istri beserta pejabat utama Polda Jatim.

https://www.youtube.com/watch?v=OocJdHHhU58&feature=youtu.be

Kemudian mereka saling berpelukan dan bersalaman memasuki lobby gedung Tribrata Mapolda Jatim. Pergeseran posisi tersebut berdasarkan telegram rahasia dengan nomor ST/2015/VIII/KEP/2018 tertanggal 13 Agustus 2018 lalu.

Kapolri melantik Irjen Pol Luki Hermawan menjadi Kapolda Jatim yang sebelumnya menjabat sebagai Wakabaintelkam Polri. Dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri. (Jf)



Read More

Monday, 27 August 2018

Diduga Konsumsi Sabu Kades Macanan Jogorogo Disikat Polisi


POLJATIM || NGAWI - Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Ngawi akhirnya berhasil membekuk SA pria 33 tahun yang notabene sebagai Kepala Desa (Kades) Macanan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi setelah terlibat atas dugaan kepemilikan sabu-sabu. Pria dengan tubuh tinggi kurus tersebut ditangkap petugas tanpa perlawanan di rumahnya Dusun Jumog, Desa Macanan, sekitar pukul 07.30 WIB pada Sabtu kemarin, (25/08).

Dihadapan petugas SA tidak bisa berkutik setelah ditemukan barang bukti yang disinyalir berupa sabu-sabu seberat 0,32 gram. Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto saat press release dihadapan wartawan mengatakan, barang bukti berupa sabu-sabu berhasil ditemukan dibawah tempat tidur dalam kamarnya.

“Iya SA memang sebagai Kades Macanan berhasil kita tangkap dirumahnya tanpa perlawanan. Sebelumnya kita lakukan undercover selama dua minggu untuk mengungkap kasus dugaan kepemilikan sabu-sabu itu,” terang Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto, Senin, (27/08).

Beber Djanu, selain sabu-sabu dari tangan SA juga berhasil disita tiga korek api gas plus satu bekas botol kaca komplit sedotan demikian juga satu unit handphone. Dari hasil penyidikan urainya, SA telah mengkonsumsi sabu-sabu mulai empat tahun lalu. Alasanya penggunaan barang haram itu untuk menambah vitalitas dan tenaga.

Kemudian dari pengembanganya, polisi juga berhasil menangkap AP pria 31 tahun asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Ngawi. Polisi juga berhasil menyita barang bukti antara lain diduga sabu-sabu seberat 0,30 gram dan satu tas yang didalamnya ada satu pipet kaca, timbangan elektrik dan dua korek gas.

Dihadapan wartawan urai Djanu, SA mendapatkan barang haram yang diduga sabu-sabu dari AP dengan melakukan transaksi terlebih dahulu. Akibat perbuatan tersebut pungkasnya, SA dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 127 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mendasar pasal ini SA terancam penjara paling lama 12 tahun dan paling singkat 4 tahun.

Untuk AP diancam dengan penjara hukuman seumur hidup mendasar Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Meski demikian AP ini juga bisa dihukum paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun. (pr)



Read More

Friday, 10 August 2018

Hendak Pesta Sabu Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

POLJATIM || NGAWI - Nasib apes menimpa SFR alias Gaphos (28) warga Desa Kersoharjo, Kecamatan Geneng, Ngawi diduga hendak melakukan pesta sabu-sabu dengan rekanya malah tercium oleh aparat kepolisian.
Akibatnya, pria kurus tersebut setelah dipastikan memakai barang haram langsung disergap petugas. Peristiwa yang dialami Gaphos tersebut pada Rabu lalu 08 Agustus 2018 saat hendak pesta sabu-sabu di salah satu rumah masuk Desa Gelung, Kecamatan Paron, Ngawi.
Dari tangan Gaphos polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,24 gram, pipet kaca serta satu unit handphone. Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto mengatakan, penangkapan terhadap SFR alias Gaphos setelah melakukan upaya undercover atau penyanggongan selama beberapa hari sebelumnya.
“Gaphos berhasil kita sergap setelah dilakukan penyelidikan sebelumnya. Saat terjadi aksi baru kita lakukan penangkapan,” terang Kasatreskoba Polres AKP Djanu Fitrianto saat press release, Jum’at, (10/08).
Jelasnya, terduga pelaku sabu-sabu merupakan pemain lama sebelum ditangkap polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya Gaphos diancam dengan Pasal 112 dan Pasal 131 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan demikian Gaphos terancam penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.
Ditempat yang sama polisi juga mengungkap kasus peredaran sabu-sabu dan pil koplo. HDS alias Samson (22) pria asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan harus berurusan dengan polisi. Setelah dari tanganya polisi berhasil mengamankan barang haram yang diduga sabu-sabu seberat 0,98 gram dan 10 butir pil koplo jenis double L.
Samson tidak berkutik ketika disergap petugas saat melakukan transaksi di pinggir jalan depan SDN Kuniran 2 masuk Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Ngawi. Akibat kejadian ini Samson diancam penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. (pr)



Read More

Wednesday, 8 August 2018

Polres Ngawi Kirim Bantuan ke Korban Gempa Lombok NTB


POLJATIM || NGAWI  - Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu di dampingi oleh Kabag Sumda Polres Ngawi Kompol Bahrun Nasikin, M.Ag., mengirimkan bantuan, bagi korban gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Satu truck Dalmas bantuan telah terkumpul dan dilepas langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Pranatal di halaman Mapolres, Rabu (8/8) pukul 14.00 Wib.

Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu menyampaikan bantuan tersebut merupakan yang pertama yang dikirimkan jajarannya. Pengiriman bantuan ini dilakukan melalui pesawat milik TNI AU Lanud Iswahyudi Madiun bersama-sama kota yang lain.


“Bantuan ini hasil penggalangan dana seluruh anggota dari tingkat Polres sampai Polsek jajaran, kemudian di rupakan berbagai barang kebutuhan yang diperlukan oleh para korban," ujar AKBP Pranatal.

Masih menurut AKBP Paranatal, dari penggalangan dana tersebut terkumpul dalam bentuk Mie instan, Roti, minuman dan puluhan karung pakaian layak pakai. Selanjutnya, bantuan tersebut di angkut menuju Lanud Iswahyudi Madiun untuk diterbangkan menuju NTB, bersama-sama dengan bantuan dari kota lainnya.


“Meskipun tak seberapa, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Lombok NTB,” pungkasnya.

Seperti diketahui bersama, di Lombok Utara (NTB) kembali diguncang gempa bumi Minggu (5/8) malam yang lalu. Gempa berkekuatan 7 SR ini memporak-porandakan ribuan rumah dan bangunan. Ratusan orang warga dikabarkan telah meninggal dunia akibat gempa tersebut. (Jf)



Read More

Anggota Polsek Padas Dan Anggota Koramil Padas Melatih Pasukan Pengibar Bendera


POLTATIM || NGAWI - Sinergitas TNI-POLRI anggota Polsek Padas dan Koramil Padas melakukan kegiatan pelatihan Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) di lakukan di lapangan Ds Pacing Kecamatan Padas Rabu (08/08/2018) pukul 07.30 Wib.

Pelatih dari Polsek Padas di wakili oleh Aiptu Gardjito Budi Y dan Aiptu Hartono Kegiatan ini di ikuti oleh siswa-siswi pelajar SMPN Padas Kecamatan Padas dan MTS GUPPI Kedungpahu yang telah lolos seleksi Paskibraka.

Dalam pelaksanaaan latihan siswa  melakukan gerakan dasar PBB. Beberapa gerakan di tempat seperti hadap kanan dan kiri serta balik kanan di pertunjukkan di depan pelatih Paskibra. Selain itu gerakan istirahat di tempat, penghormatan dan sikap sempurna juga di peragakan. Terakhir gerakan berjalan mulai dari langkah biasa dan langkah tegap .

Di  tempat terpisah, Kapolsek Padas  AKP H.PUJIANTO S.Pd mengatakan,“Untuk latihan Pasukan Pengibar Bendera pihaknya bekerja sama dengan Anggota Koramil Padas. 

“Latihan harus di laksanakan dengan sebaik- baiknya karena hasil dari latihan ini akan membentuk karakter, mental dan kepribadian para Paskibra. Selain itu, nantinya dapat berguna menjadi bekal untuk masuk menjadi anggota TNI/Polri bagi yang berminat,” ungkap Kapolsek.

Dengan di laksanakan pelatihan Paskibra dari pihak Polsek Padas dan Koramil Padas di harapkan mampu menampilkan hasil yang terbaik pada saat pelaksanaan pengibaran bendera di Upacara Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 2018. Selain itu di harapkan juga mampu membawa nama baik sekolah masing-masing. (Gar)



Read More

Monday, 6 August 2018

Kapolda Jatim Bentuk Satgas Perumahan, Ini Penjelasanya



POLJATIM || NGAWI - Kabar gembira untuk para anggota polisi di jajaran Polda Jatim. Tak lama lagi, perumahan bersubsidi untuk anggota kepolisian akan segera dibangun secara bertahap. Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin menjelaskan pihaknya membentuk satuan tugas (satgas) perumahan.

“Wujud keseriusan Polda Jatim untuk segera merealisasikan perumahan-perumahan bagi anggota. Ini sebagai bentuk menjalankan kebijakan pemerintah maupun Kapolri dimana cara mensejahterakan anggota dengan cara menyediakan perumahan bersubsidi,” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin saat di Mapolres Ngawi, Senin, (06/08).

Ujar Kapolda Jatim, sejak awal penyediaan perumahan memang peruntukanya bagi anggota yang belum memiliki perumahan. Teknisnya akan kerjasama dengan pihak developer dengan menyediakan subsidi agar tidak membebani anggota yang membutuhkan perumahan tersebut.

Bicara target tandasnya, paling tidak dari 38 jajaran Polres di lingkup Polda Jatim akan membutuhkan sekitar 2 ribu perumahan. Namun, jika per wilayah Polres dibutuhkan 100 unit perumahan yang dibutuhkan bisa 3.800 rumah bersubsidi.

Sikap tegas Kapolda Jatim tersebut setelah melakukan kegiatan peletakan batu pertama perumahan Bhayangkara Ngawi Resisdence. Sementara itu Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu menerangkan, ia memikirkan anggotanya yang belum memiliki rumah. Dalam pelaksanaanya, ia berkomunikasi dengan pihak developer dan pihak developer memberikan kesempatan dengan memberikan subsidi. (pr)


Read More

Di Ngawi Kapolda Jatim Janji Kirim 2 Kompi Brimob Ke Lombok


POLJATIM || NGAWI - Saat melakukan kunjungan kerja di Polres Ngawi, Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin secepatnya akan memberangkatkan dua setingkat kompi (SSK) Brimob berkekuatan 200 personel untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Penjelasan tersebut menyusul dampak gempa Lombok berskala 7 SR menimbulkan 82 orang meninggal.

“Nanti pukul 13.30 (Senin-red) kami akan memberangkatkan dua kompi Brimob dari Surabaya ke Mataram Nusa Tenggara Barat,” jelas Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin, Senin, (06/08).

Jelasnya, personel yang diterjunkan ke lokasi bencana gempa tersebut secepatnya akan membantu evakuasi korban maupun memberikan pelayanan sosial terhadap ribuan pengungsi. Selain itu Kapolda Jatim memerintahkan ke semua jajaran Kapolres untuk ikut andil memberikan bantuan terhadap korban gempa yang jumlahnya terus bertambah itu.

Seperti diketahui, Polri menambah kekuatan personel untuk membantu korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya. Hari ini, sebanyak empat satuan setingkat kompi (SSK) Brimob dari Polda Jawa Timur dan Mabes Polri dikirim ke lokasi gempa.

Secara keseluruhan, Polri juga mengirimkan lima tim tenaga medis dan dua unit helikopter. Sehingga total personel yang diberangkatkan yakni 400 personel Brimob dan 60 petugas kesehatan. Selain mengirimkan pasukan Polri juga mengirimkan bantuan makanan, obat-obatan, peralatan kesehatan, dan bahan bantuan kemanusiaan lainnya. (pr)



Read More

Kapolda Jatim Resmikan Tiga Fasilitas Berbeda Dilingkup Polres Ngawi


POLJATIM || NGAWI - Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Machmud Arifin didampingi Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu meresmikan tiga fasilitas dilingkup Polres Ngawi pada Senin, (06/08).

Orang nomor satu di jajaran Polda Jatim tersebut mengawali kegiatan peresmian peletakan batu pertama pembangunan perumahan Bhayangkara Ngawi Residence di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi tepat pukul 09.00 WIB.

Usai melakukan kegiatan pertama Kapolda Jatim bersama istri langsung meluncur ke Mapolres Ngawi guna meresmikan Graha Parama Satwika yang diperuntukan sebagai anggota pengendali masa (Dalmas). Tidak sebatas itu masih dilingkup Mapolres Ngawi Irjen Pol Machmud Arifin juga meresmikan Kapel tempat beribadah umat Kristiani.

“Semua fasilitas baik yang baru dibangun seperti perumahan maupun yang sudah siap difungsikan baik barak maupun kapel bisa memberikan manfaat maksimal bagi anggota (Polri-red),” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin, Senin, (06/08).

Pada kesempatan ini ia mengharapkan dengan dibangunya semua fasilitas yang berada dilingkup Polres Ngawi akan memberikan dampak positif bagi anggota kepolisian yang bertugas.

Terkait dengan peletakan batu pertama pembangunan perumahan Bhayangkara Ngawi Resisdence, Kapolda Jatim meminta secepatnya direalisasikan penyelesaian pembangunan perumahan bagi anggota kepolisian tersebut.

“Kasihan anggota (Kepolisian-red) yang belum mempunyai rumah kalau sudah dibangunkan seperti ini mereka bisa nyicil untuk tempat tinggalnya. Jadi kesejahteraan mereka bersama keluarganya juga kita pikir,” pungkas Kapolda Jatim (pr)



Read More

Thursday, 2 August 2018

Di Ngawi Polisi Temukan Sapi Gelonggongan Dari Tempat Penampungan


POLJATIM || NGAWI - Satuan Reserese Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi berhasil mengungkap praktek sapi yng diduga gelonggongan dari tempat penampungan sapi di Lingkungan Ngadirejo, RT 10/RW 05, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi atau Gang Mawar, Jalan Ronggowarsito, Kamis, (02/08). Akibat kejadian ini Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu langsung melakukan pemeriksaan dilokasi kejadian.

Hasilnya, dari 5 ekor sapi jantan jenis Limosin warna coklat ditemukan 1 ekor sapi yang kondisinya sudah mati akibat praktek gelonggongan. Dalam prakteknya, sapi sebelum dikirim ke wilayah Surabaya digelonggong terlebih dahulu dengan cara memasukan selang plastik memalui mulut sapi lantas dialiri air secara berlebihan yang dihubungkan dengan pompa air.

“Semalam ada informasi masyarakat langsung kita tindaklanjuti dan berhasil melakukan pengungkapan atas praktek sapi gelonggongan dari tempat penampungan yang masih illegal ini. Pengungkapan ini sebagai upaya kita melindungi konsumen menjelang hari raya korban,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Kamis, (02/08).

Tandasnya, tujuan dari aksi tersebut untuk menambah berat sapi ketika dijual kepada konsumen dengan selisih harga sekitar Rp 500 ribu per ekor sapi dibanding dengan sapi biasa atau tidak digelonggong. Dari kejadian ini polisi berhasil mengamankan satu orang bernisial AA (19) yang diduga kuat sebagai pemilik tempat penampungan.


Lanjut Kapolres Ngawi sesuai keterangan AA, praktek gelonggongan sudah dilakukan 7 kali terhadap sekitar 10 sapi selama 8 hari terakhir. Dan sapi-sapi tersebut dibeli oleh AA dari pasar hewan di sekitar wilayah Ngawi. Namun usaha tempat penampungan sapi langsung dari keterangan AA dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Sementara itu menurut Suparno Ketua RT dilingkungan tempat penampungan, pihaknya sama sekali tidak menyangka jika ditempat penampungan sapi milik AA itu ada praktek sapi gelonggongan dengan mengerahkan beberapa orang pekerja.

“Saya sendiri juga tidak tahu persis, hanya saja setiap kali pasaran ada beberapa ekor sapi yang dibawa ke tempat penampungan ini,” kata Suparno.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, AA seketika itu langsung digelandang ke Mapolres Ngawi untuk dilakukan proses pemeriksaan. Selain itu polisi pun juga menyita satu ekor sapi mati akibat gelonggongan sebagai barang buktinya. Atas perbuatan yang dilakukan AA, polisi bakal menerapkan UURI Nomor 08 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan UURI Nomor 18 Tahun 2009 tentang peternakan dengan ancaman kurungan paling lama 5 tahun. (pr)






Read More

Tuesday, 31 July 2018

Polisi Terus Kawal Pergerakan Suporter Pasoepati Hingga Perbatasan



POLJATIM || NGAWI - Sekitar seribu lebih anggota Pasoepati supporter Persis Solo dengan menggunakan puluhan kendaraan roda empat maupun ratusan sepeda motor terus mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Ngawi sampai perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah. Usai keluar dari Stadion Wilis Madiun masuk wilayah Ngawi pergerakan ribuan supporter ini langsung dipantau ratusan personel kepolisian.

“Jangan sampai terjadi kemacetan lalu-lintas ketika masuk wilayah Ngawi mengingat jalur ini merupakan jalur padat atau menyebabkan gangguan keamanan ketika mereka melintas. Untuk itu sejak mereka berangkat ke Madiun sudah kita himbau untuk tertib berlalu-lintas,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Senin, (30/07).

Seperti yang terpantau di Pos Banyakan, iring-iringan supporter terpaksa dihentikan sesaat jangan sampai menimbulkan kemacetan diruas jalan itu. Mengingat lokasi itu merupakan perempatan sekaligus sebagai akses menuju jalur propinsi yang menghubungkan langsung Ngawi-Solo. Diharapkan dalam perjalananya dapat diurai dari resiko yang bisa menyebabkan gangguan dijalan. 

Tegas Kapolres Ngawi setelah menggunakan sistim pengamanan berlapis dengan mengerahkan semua satuan fungsi tindakan provokasi dari pihak lain dapat dicegah. Setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan Pastimania maupun GRW yang merupakan supporter Persinga Ngawi untuk ikut bersama mengamankan situasi.

Pada ajang lanjutan Liga 2 ini Persis Solo terpaksa pindah homebase ke Stadion Wilis Madiun setelah kandangnya Stadion Manahan Solo dilakukan renovasi. Sayangnya, saat menjamu tamunya Persita Tangerang Laskar Sambernyawa julukan Persis Solo harus berbagi angka 0-0. Hasil imbang tanpa gol ini tetap mendudukkan Persis pada posisi kedua Liga 2 2018 Grup Barat dengan 21 poin. Sedangkan Persita naik ke peringkat ketujuh dengan 14 poin. (pr)
 
 
 
 
Read More

Monday, 30 July 2018

Ratusan Aparat Polres Ngawi Kawal Suporter Pasoepati Solo



POLJATIM || NGAWI - Jelang laga lanjutan Liga 2 Group Barat antara Persis Solo menjamu tamunya Persita Tangerang membuat jajaran Polres Ngawi bersikap kuda-kuda. Lantaran laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Wilis Madiun sebagai homebasenya Persis Solo pasca Stadion Manahan dipugar. 

Sesuai rencana laga home bagi Persis Solo bakal dimainkan sekitar pukul 15.00 WIB pada Senin, (30/07). Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu melalui sambungan selular mengatakan, pihaknya mengerahkan ratusan personel kepolisian untuk melakukan upaya penyekatan dibeberapa titik rawan. Seperti perbatasan Mantingan, Pos Banyakan, Perempatan Kartonyono dan Perempatan Terminal Lama.

“Mengingat dari lokasi dan jarak tempuh bisa dimungkinkan yang bakal hadir dengan jumlah banyak pasti Pasoepati Solo. Makanya kita buat penyekatan jangan sampai terjadi apa-apa dijalan ketika saudara kita dari Solo itu melintas,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu.

Selain itu tandasnya, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan Pastimania maupun GRW yang notabene suporter Persinga Ngawi untuk saling menghormati jangan sampai ada gesekan apapun. Sehingga terciptanya situasi yang ‘adem’ baik keberangkatan maupun sepulangnya suporter Persis Solo maupun Persita Tangerang dari Stadion Wilis Madiun. (pr)
 
 
 
 
Read More