Tuesday, 3 October 2017

Kapolres Malang Membuka Pelatihan Multi Stake Holder di Kabupaten Malang








Poljatim || Dalam Acara Pelatihan Multi Stake Holder Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, S.H., S.I.K, M.Si. membuka acara tersebut yang dilaksanakan hari ini, Selasa (3/10).

Kapolres Malang  memberikan sambutan saat pembukaan acara ini dengan Tema “MEMBANGUN SISTEM KEWASPADAAN DINI TERHADAP ANCAMAN RADIKALISME DAN TERORISME DI KABUPATEN MALANG".

Kegiatan Pembukaan Acara "Pelatihan Membangun Kewaspadaan Dini Terhadap Ancaman Radikalisme & Terorisme di Kab Malang”, bertempat di Hotel Sahid Montana Malang atas prakarsa dan kerjasama Polres Malang dan Pusham (Pusat Studi HAM) Surabaya. Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Malang, Bpk Basis Susilo (Pusham SBY), Bpk Johan Avie (Pusham), Prof Samsul (Guru Besar UM), Drs Bambang (UKPPIP), Rahmad Gustomi (Dosen Fisip UB), Kasatintel Polres Malang, Kasatbinmas Polres Malang, Peserta pelatihan yang terdiri dari Ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas, Linmas, Satpol PP, Satpam).

Dalam acara ini Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung,SH,SIK,MSi memberikan sambutan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pusham yang telah memprakarsai acara yang sangat positif ini, Fungsi dan tujuan negara antara lain adalah menjaga keamanan ketertiban, mengupayakan kesejahteraan / kemakmuran bagi rakyatnya, dan menegakkan keadilan. 

Dalam upaya mencapai tujuan tsb terdapat berbagai hambatan tantangan ancaman dan gangguan. Salah satu ancamannya adalah radikalisme dan terorisme yang menjadi tugas tanggung jawab semua pihak dan elemen masyarakat untuk menanggulanginya. 

Seluruh elemen masyatakat khususnya aparat keamanan dan pertahanan sipil seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, Satpam, Satpol PP, Ketua RT / RW harus tahu dan paham apa itu radikalisme dan terorisme, akar masalah penyebabnya dan cara mencegah serta menanggulanginya di lingkungan masing masing.

Mari kita perkuat kontrol sosial di lingkungan masing masing, (melalui cara cara : tamu wajib lapor 1x24 jam, laporkan kepada Bhabinktms hal hal yang mencurigakan, open dan peduli thd lingkungan sekitar), revitalisasi kembali semangat kebangsaan dan nasionalisme kita, tiadakan ruang hampa di lingkungan sekitar, serta kita gandeng dan besarkan komunitas-komunitas yang Pro NKRI dan nasionalisme. 

Seluruh elemen masyarakat adalah tulang punggung deteksi dini yg cukup penting dan efektif dalam mencegah radikalisme dan terorisme. Kalau kita bisa bersinergi dengan baik akan menjadi kultur yang baik dan mendukung demi terciptanya tatanan masyarakat yang siaga radikalisme dan terorisme. Polres Malang siap mendukung dan bekerja bersama. Tegas Kapolres Malang.


EmoticonEmoticon